Disrupsi Pembelajaran Terhadap Peserta Didik
Nama :
Andini Septiani
NIM : 22020065
INOVASI DALAM MENEMBUS PASAR BISNIS DIERA DIGITAL
PENDAHULUAN
Perkembangan
internet yang pesat telah melahirkan inovasi-inovasi khususnya dalam teknologi
finansial yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat baik itu dalam pemberian
akses layanan finansial serta pemrosesan transaksi (Rahma, 2018). Penetrasi
penggunaan internet merupakan hal yang mendasari dalam perkembangan tren
ekenomi yang terjadi. Pertumbuhan internet telah membuka konektivitas untuk
usaha mikro, kecil dan menengah yang memainkan peran vital dalam perekonomian
(Martawardaya, 2016). Perkembangan teknologi yang terjadi dapat membuka
kesempatan pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
1. Latar Belakang Masalah
Di era milenial yang semakin canggih menjadikan perekonomian di indonesia semakin maju dan berkembang. Perkembangan perekonomian tersebut ditandai dengan adanya kemudahan dan strategi yang menarik dalam kegiatan perdagangan. Kemudahan tersebut ditandai dengan adanya kegiatan perdagangan yang dapat dilakukan secara langsung maupun melalui internet. Strategi yang menarik dilakukan oleh para pelaku ekonomi dengan tujuan untuk memaksimalkan penjualan.
2. Pengertian dan Definisi
Inovasi ialah sebagai sebuah gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbarui suatu produk atau proses dan jasa. Inovasi ialah sebuah ide, gagasan, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi.
Bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Inovasi bisnis adalah ketika sebuah perusahaan memperkenalkan proses, layanan, atau produk baru yang dapat membawa perubahan positif bagi keberlangsungannya.
Bisnis diera digital adalah bisnis yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menciptakan sebuah produk maupun memasarkannya.Biasanya penjualan produk untuk usaha digital dilakukan secara online dengan memanfaatkan media-media digital terutama internet.
3, Tujuan Inovasi Dalam Digital Bisnis
a)
Menghemat Waktu
b) Memperbaiki dan Meningkatkan Kualitas Produk atau Layanan
Jasa
c) Mengurangi Risiko
d) Bisnis akan Semakin Kompetitif
1)
Masalah Keamanan
2) Anggaran Minim
3)
Kurangnya Keahlian
Karena
Kemajuan teknologi atau inovasi dalam digital bisnis akan meningkatkan
kemampuan produktivitas dunia industri baik dari
aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi
dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan
produktivitas dunia ekonomi.
8. Upaya pemerintah meningkatkan daya inovasi dalam bisnis digital
Pertama, menjaga tingkat persaingan bagi pelaku ekonomi
digital. Kompetisi yang terjadi harus dapat dijaga agar berjalan dengan adil
tanpa membatasi inovasi dan pada saat bersamaan menghindari gangguan dalam
market.
Kedua, penguatan dan penegakan aturan dan akuntabilitas.
Pengawasan digital harus jelas, adil, dan hukuman yang memberikan efek jera
terhadap pelanggar. .
Ketiga, Pemerintah harus mengutamakan pembangunan
infrastruktur komunikasi dan internet agar dapat menjadi katalis pertumbuhan
ekonomi digital.
Keempat, memastikan adanya kebijakan yang menjadi payung
pelindung SDM ekonomi digital dengan industri yang melakukan PHK sebagai efek
digitalisasi. Pemerintah perlu menyediakan fasilitas dan strategi perbaikan
maupun pelatihan bagi yang terdampak. Beberapa contoh vokasi yang dapat
dilakukan antara lain reformasi kelembagaan, pengembangan standar kompetensi,
mekanisme magang dan pendanaan.
Kelima, menyiapkan skema aturan baru untuk mengontrol
kegiatan eksport import, terutama jika ada penyimpangan. Misalnya, Pemerintah
perlu membuat aturan dan sistem pengawasan terhadap produk yang diekspor atau
diimpor melalui E-commerce.
9. Disrupsi Pembelajaran Terhadap Peserta Didik
Era
disrupsi pembelajaran membawa peserta didik pada berbagai kemudahan dalam
belajar. Mindset belajar
bukan lagi tentang proses interaksi langsung antara siswa dan guru. Melainkan
telah bergeser menjadi proses tunggal mencari tahu dari segala sumber. Gaya
maupun cara baru untuk belajar di era digital ini merupakan dampak dari
tersedianya produk-produk IPTEK dan tren global yang mengemuka. Peserta didik
pada era ini, adalah user-user otodidak
yang sangat mengandalkan teknologi dalam menjalani aktivitas belajarnya
sehari-hari
Adanya akses internet, memudahkan siswa dalam mengakses informasi maupun konten hiburan. Mereka dapat menemukan apa saja di dunia maya, sesuai dengan kesenangan dan keinginannya. Fakta ini menimbulkan ketergantungan akut terhadap internet.
sumber https://www.kompasiana.com/image/godlief

Komentar
Posting Komentar